4 Langkah Dasyat Membuat Action Plan Bisnis

TDW Tung desem waringin dasyat

Tanpa perencanaan, bisnis bisa jadi akan tetap berjalan.

Namun, tidak akan ada yang bisa menjamin bahwa bisnis yang Anda jalankan  setiap tahunnya naik kelas. action plan dalam dunia bisnis menjadi sesuatu yang mutlak keberadaannya saat Anda memulai bisnis. Hal ini akan membuat beragam aspek dalam bisnis berjalan dengan tepat dan terarah.

Anda tentunya tahu jika bisnis tidak luput dari berbagai kelalaian. Anda pasti tidak menginginkan bisnis yang Anda jalankan terhambat karena Anda tiba-tiba hilang arah dan tidak dapat mencari solusi. Oleh sebab itu, penting melakukan action plan. Selain dapat mencegah terjadinya risiko gulung tikar terlalu dini, adanya action plan bisnis menjadikan peluang sukses Anda lebih tinggi.

Empat langkah berikut ini penting dilakukan dalam membuat sebuah action plan.

 

1. Biasakan melakukan Validasi dahulu

Ide cemerlang merupakan sumber utama dari keberadaan suatu bisnis. Dalam memulai Action plan bisnis, Anda dapat memulainya dari menampung ide-ide yang dimiliki. Pengusaha muda pastinya punya semangat dalam menuangkan berbagai ide, sehingga kadang lupa menakar baik dan buruknya.
Kelayakan suatu ide perlu diperhitungkan agar dapat dialokasikan dengan tepat dalam bisnis. riset permasalahan yang ada di lingkungan anda adalah langkah yang tepat untuk mengawali action plan bisnis yang akan Anda buat. kita setuju bahwa permasalahan adalah peluang terbesar yang bisa kita gunkan sebagai ide bisnis. Nah permasalahan ini bisa kita kembangkan dengan pertanyaan-pertanyaan yang tepat yang di sebut market landscap diataranya :
a. Apa masalah yang ada dalam masyarakat, lingkugan atau pasar tempat anda akan berbisnis?
Ini adalah sebuah pertanyaan diperuntukan untuk menentukan nantinya anda membuat jasa/produk apa yang bisa diterima oleh pasar, kebermanfaatan apa yang bisa anda berikan kepada pasar dengan produk/jasa nada?
b. Siapa yang memiliki masalah itu? Nah pertanyaan ini akan menjawab pasar yang akan anda tuju nantinya. Jabarkan satu persatu siapa saja yang membutuhkan solusi dari permasalahan yang anda temukan pada tahapan a diatas?
c. Seberapa besar marketnya? ini akan menjawab volume pasar yang memiliki masalah yang telah anda temukan.
Dengan 3 pertanyaan tersebut dapat membantu menemukan cara untuk mengetahui kebutuhan pasar serta mengerucutkan tujuan bisnis yang akan Anda usung nantinya. Kenali apa yang dibutuhkan oleh sasaran pasar, lalu sesuaikan kebutuhan mereka dengan berbagai aspek penting seperti daya beli dan juga budaya. Dengan begitu, Anda akan mampu menciptakan sebuah bisnis yang penuh manfaat bagi calon pengguna jasa atau produk anda nantinya.
ketiga pertanyaan diatas setelah di validasi pastinya akan menghasilkan peluang bisnis yang bisa anda segera kerjakan dan selanjutnya yang mesti anda lakukan adalah

2. Menetukan tujuan dengan jelas

Saat anda telah menemukan peluang dari market landscap, Target kinerja merupakan hal yang akan ditekankan pada tujuan dalam action plan bisnis Anda. Hal ini merupakan alat ukur bagi keberhasilan kinerja yang telah dilakukan dalam mencapai sasaran. Penentuan tujuan dengan jelas akan membantu Anda menjalankan strategi bisnis secara sistematis dan tetap pada jalur yang semestinya.
Tujuan merupakan sebuah panduan untuk siapa saja yang memulai bisnis. Hal ini mendukung efektivitas kinerja yang nantinya akan Anda tuangkan. Untuk membuat perencanaan bisnis dengan tujuan yang jelas, mula-mula Anda dapat membaginya menjadi tiga tujuan yang berbeda. Pertama Anda perlu merincikan tujuan jangka panjang, lalu tujuan jangka menengah, dan tujuan jangka pendek. misalnya disini saya buat contohkan :
1. Tujuan jangka panjang, posisi saya ditahun 2025. Nah tujuan ini harus terjawab mau jadi apa nantinya perusahaan anda? seperti apa? lihat satu contoh bisnis yang sudah besar ( benchmarking ). tujuan ini akan menaungi visi dan misi perusahaan 5th-20th kedepan.
2. Jangka menengah,  posisi bisnis saya di tahun 2020. Sedangkan tujuan menengah  adalah tujuan  yang menaungi persiapan menuju posisi tujuan jangka panjang.

3. Jangka pendek, posisi bisnis saya di akhir tahun 2018 ini.

Umumnya tujuan jangka pendek merupakan target pencapaian dalam waktu yang lebih sempit, misalnya 1 sampai 2 tahun. waktu ini adalah waktu untuk membuat formula bisnis. didalamnya ada sebuah perancangan Pondasi  bisnis ( Profil Usaha, Izin-izin, SOP, Partner dll )  untuk membersiapkan tujuan jangka menengah.
Setelah itu, dicapai semua dengan cara bertahap. Penting diingat, keberhasilan sebuah bisnis bukanlah tentang pencapaian yang tinggi dalam waktu semalam. Namun, Anda pun harus menjaga keberlangsungannya stabil terus mencapai tujuan lain yang lebih besar.

3. Buatlah sebuah profil perusahaan

Membuat Action plan dalam bisnis, branding perusahaan adalah hal yang penting. Branding ini dapat dimulai dengan membuat profil perusahaan. Selain berfungsi untuk marketing bisnis, keberadaan profil perusahaan merupakan sebuah upaya dalam menghadirkan awareness bagi khalayak mengenai bisnis yang Anda jalankan. Untuk mengundang ketertarikan klien, profil perusahaan pun semestinya dibuat dalam bentuk yang semenarik mungkin. Inovasi dan kreativitas adalah kunci utamanya.
Pada era ini, daya tarik marketing dan desain merupakan faktor yang krusial dalam pembentukan persona perusahaan. Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab saat ini jasa untuk mengemas profil perusahaan dapat dengan mudah Anda dapatkan. Yang terpenting, rancangan tersebut setidaknya sudah terpikirkan dan dapat Anda gambarkan agar nantinya mudah untuk dituangkan.

4. Bagi kategori perencanaan

Terakhir, untuk membuat perencanaan bisnis yang baik, Anda perlu membuat kategori dalam merencanakan masa depan usaha Anda. Hal ini bisa disebut sebagai perencanaan strategis yang termasuk di dalamnya analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) dan PEST (Political, Economic, Social, Technological). Pembuatan kategori ini mempermudah Anda mengenali bisnis sekaligus peluang-peluang yang ada di dalamnya. Poin ini juga dapat membantu Anda menyempurnakan tujuan serta profil perusahaan Anda.
Setelah melakukan analisis kategori, Anda perlu menyusun membagi perencanaan bisnis menjadi komponen mulai dari ulasan deskripsi perusahaan, strategi pemasaran, faktor-faktor yang mempengaruhi bisnisnya, serta analisa pesaing, rencana pembiayaan, rencana pengembangan dan manajemen, sampai bagaimana kita mengembangkan team kita. Semakin terperinci perencanaan Anda, bisnis Anda akan semakin jelas dan kokoh jika perencanaan tersebut dapat diterapkan secara efektif. Perencanaan bisnis merupakan hal yang sangat penting untuk mengembangkan usaha. Dengan begitu, bisnis Anda dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan target yang ingin dicapai.
Semoga bermanfaat
jika ada pertanyaan silakan comment dibawah atau jangan sungkan untuk kontak saya
life is so beautifull saat bisa berbagi pada orang yang memerlukan.
Jayeng saputra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *